291 TARUNA AKMIL SELESAI JALANI DIKSARPARA
 DANJEN KOPASSUS TUTUP DIKSARPARA TARUNA AKMIL TA. 2010 DI PUSDIK PASSUS Akmil Magelang (6/9) ...selengkapnya
ORGANIK AKMIL PERINGATI NUZULUL QUR'AN
<!-- /* Font Definitions */ @font-face {font-family:"Cambria ...selengkapnya
ORGANIK AKMIL MENERIMA PENCERAHAN DARI GUBERNUR.
<!-- /* Font Definitions */ @font-face {font-family:"Cambria ...selengkapnya
Jl Gatot Subroto Magelang Telp.(0293) 363001 363009
Fax.(0293) 362815
Fill Our Contact Form to Email
by clicking here



Kamis, 18 Februari 2010, 09:59 WIB
GUBERNUR AKMIL ZIARAH ...........

GUBERNUR AKMIL ZIARAH DI TMP TANGERANG


Magelang - Akmil. (31/1) Gubernur Akademi Militer, Brigadir Jenderal TNI Gatot Nurmantyo bersama Taruna Akademi Militer , para  Pelaku Sejarah Peristiwa Lengkong dan veteran TNI, para sesepuh TNI, para pejabat Kodam Jaya dan para pejabat Muspida Tangerang,  Pengurus Yayasan 25 Januari 1946  ziarah di Taman makam Pahlawan Tangerang. Kegiatan ini merupakan agenda rutin Tahunan yang setiap tahunnya diperingati oleh Akademi Militer sebagai Hari Bakti Taruna, (Peristiwa Pertempuran Lengkong di Tangerang, Jawa Barat, yang terjadi 64 tahun yang silam, 25 Januari 1946).

  

     Dalam Amanatnya Gubernur Akademi Militer menyampaikan bahwa Peristiwa pertempuran Lengkong 25 Januari 1946 tersebut, merupakan salah satu peristiwa sejarah pasca kemerdekaan yang memberikan kebanggaan kepada para taruna dan seluruh generasi  penerus serta generasi muda tentang heroisme/ kepahlawanan, rasa kesetiakawanan dan sikap pantang menyerah, serta sikap rela berkorban jiwa raga demi tegaknya NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

   

   Menurut Brigjen TNI Gatot Nurmantyo, Bangsa Yang Besar adalah Bangsa yang menghargai jasa para Pahlawan-Pahlawannya. Dengan demikian diharapkan bahwa seluruh komponen Bangsa ini dapatlah mengambil dan memetik pelajaran-pelajaran yang sangat berharga dari sejarah perjuangan Bangsa,   salah satunya adalah Peristiwa Lengkong ini, yaitu dengan memahami mahalnya arti dari sebuah Kemerdekaan. Gubernur Akmil mengajak seluruh undangan yang hadir dan seluruh generasi penerus untuk senantiasa  memegang Amanah yang telah diperjuangkan oleh para Syuhada Bangsa, dengan dilandasi kebulatan tekad untuk menjaga Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, hingga akhir hayat dengan menciptakan karya-karya yang nyata yang dapat memberikan kontribusi-kontribusi yang positif bagi Negeri ini.

 

 Pada Kesempatan ini Gubernur juga membacakan  untaian sajak yang terdapat dalam saku Lettu Soebianto (salah  satu Pahlawan yang gugur dalam peristiwa Lengkong).  Sajak tersebut ciptaan Henritte Roland Host yang diterjemahkan oleh Rosihan Anwar pada tahun 1946 ; " Kami bukan Pembangun Candi, Kami hanya Pengangkut Batu, Kami Angkatan yang mesti musnah agar menjelma Angkatan Baru di atas Pusara Kami,  lebih Sempurna ". Sajak tersebut sangat terkesan direncanakan dan diharapkan untuk dapat ditemukan di saat yang tepat, untuk memberikan pelajaran yang sarat dengan makna yang mulia, dengan rendah hati para Syuhada tersebut mengakui bukan pembangun Candi tetapi hanya pengangkut Batu yang meletakkan landasan hingga rela mengorbankan jiwa raga dengan harapan yang tulus agar generasi baru akan lebih sempurna.

      Beberapa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan Tangerang pada peringatan Hari Bakti Taruna ( yang juga dikenal dengan peristiwa Lengkong), antara lain melaksanakan doa bersama di Monumen Lengkong, Ziarah di TMP. Lengkong, Upacara Peringatan Peristiwa Lengkong, dilanjutkan dengan menampilkan lagu-lagu hymne perjuangan yang dinyanyikan oleh para Taruna Akmil dan Siswa-siswi Sekolah menengah Pertama milik yayasan 25 Januari 1946.



 

 



Sumber : PENHUMAS AKMIL

Dilihat: 1310
Kirim ke Teman
Versi Cetak

Kembali Ke Atas