PANITIA AMIL MASJID TAQWA BAGIKAN ZAKAT FITRAH
<!-- /* Font Definitions */ @font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 ...selengkapnya
291 TARUNA AKMIL SELESAI JALANI DIKSARPARA
 DANJEN KOPASSUS TUTUP DIKSARPARA TARUNA AKMIL TA. 2010 DI PUSDIK PASSUS Akmil Magelang (6/9) ...selengkapnya
ORGANIK AKMIL PERINGATI NUZULUL QUR'AN
<!-- /* Font Definitions */ @font-face {font-family:"Cambria ...selengkapnya
Jl Gatot Subroto Magelang Telp.(0293) 363001 363009
Fax.(0293) 362815
Fill Our Contact Form to Email
by clicking here



Selasa, 9 Maret 2010, 08:24 WIB
WAKASAD TUTUP ...........


WAKASAD TUTUP KEJURNAS JUDO JUNIOR DAN  SENIOR  KARTIKA  CUP III  TAHUN 2010


Magelang-Akmil. (7/3)  Wakil Kepala Staf TNI AD Letnan Jenderal TNI Johanes Suryo Prabowo, mewakili Ketua Umum PBPJSI Jenderal TNI George Toisutta,   secara resmi  menutup  Kejurnas Judo Junior dan Senior Kartika Cup III 2010. Kejurnas Judo Junior dan Senior Kartika Cup ini telah berlangsung  selama 4 (empat) hari dari tanggal 4 s.d 7 maret 2010 di Gedung Olah Raga Soeroto Akmil, Magelang ini berjalan  baik, sukses dan lancar sesuai dengan rencana dan jadwal yang telah ditentukan hingga usai upacara penutupan. Upacara penutupan kejuaraan tersebut dihadiri oleh Pangdam IV/Diponegoro, Gubernur Akmil (selaku Ketua Panitya Kejurnas), beberapa pejabat daerah setempat, para pengurus PJSI, para Pejabat Teras Akmil, para Anggota Tetap/Organik Akmil dan perwakilan Taruna Akmil, serta para atlit yang telah berlaga dan berkompetisi.

Suasana meriah ditandai dengan sorak-sorai penonton dan pendukung timnya menggambarkan  seolah-olah event yang mau ditutup tersebut baru saja akan dibuka. Motivasi, semangat dan anthusias para pejudo, pendukung dan penonton  masih saja bergelora. Saat menjelang Upacara Penutupan,  Gedung Olah Raga Soeroto yang digunakan bertanding oleh para pejudo Indonesia untuk mempertahankan reputasinya dan mengukir prestasinya, nampak rame dipadati oleh  para atlit dan supporternya, serta penonton yang menyaksikan pertandingan. 


Hal yang sangat menarik dari pertandingan-pertandingan selama Kejurnas ini adalah pertama, selama pertandingan panitya dan wasit menerapkan aturan yang sangat ketat sekali, dengan tujuan agar para atlit dapat bertanding dengan baik, aman, maksimal dan fair. Kedua, para   atlit sangat menjunjung tinggi jiwa dan semangat sportifitasnya. Hal-hal tersebut memang dipandang sangat perlu untuk dapat memperoleh atlit-atlit judo yang kelak  dapat dan mampu  berlaga di event-event yang lebih tinggi dengan baik dan  maksimal, sehingga dapat membawa nama olahraga judo Indonesia tidak hanya di mata  Nasional akan tetapi juga di mata Internasional.  

Hal  tersebut di atas juga disampaikan oleh Ketua Umum PB PJSI Jenderal TNI George Toisutta dalam sambutan tertulisnya,  bahwa apapun hasil pertandingan yang telah dicapai harus diterima sebagai kenyataan dengan sikap sportifitas yang tinggi dan keyakinan bahwa semua yang telah diperoleh merupakan akumulasi dari hasil pembinaan, kerja keras dan latihan yang telah dilakukan sebelumnya. Lebih lanjut, menurut Ketua Umum PBPJSI, para atlit diharapkan untuk berlatih keras sebelum bertanding, karena dengan demikian secara otomatis para pejudo akan dapat lebih terampil dan mampu meraih hasil yang baik dan optimal.


Dalam sambutannya Ketua Umum PB PJSI juga mengharapkan, bahwa semangat dan perjuangan para atlit Judo Indonesia tidak boleh   surut, harus pantang menyerah dan tidak cepat puas dengan apa yang telah dicapai dan berhenti sampai di Kejurnas ini. Para Pejudo Indonesia harus menyadari bahwa event-event yang sangat berat telah menunggu, diantaranya yaitu Sea Games ke-26 tahun 2011. Para Atlit yang telah mengukir prestasi di Kejurnas Ini harus memacu diri dengan meningkatkan kerja keras dan intentas latihan, karena penyelenggaraan Kejurnas Judo Kartika Cup ini salah satunya untuk menghadapi Sea Games tersebut di atas.

Pada Kejurnas ini, keluar sebagai juara I Senior beregu putra adalah Kaltim, diikuti oleh Jatim sebagai juara II, dan Jabar serta Bali keluar sebagai juara III. Sedangkan Juara I beregu putri adalah DKI Jaya, Bali juara II dan Jabar serta Jatim sebagai juara III. Keluar sebagai Juara umum Senior adalah Jawa barat,  untuk Juara umum pejudo tingkat atau kelas Junior diraih oleh Jawa Timur.


Menurut rencana para Atlit ini akan kembali ke daerahnya masing-masing seusai Upacara Penutupan Kejurnas Junior dan Senior Kartika Cup III tersebut.

Jangan menyerah dan patah semangat para Atlit Judo Kebanggaan Bangsa ini, Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda, yaitu awal untuk menuju sukses. Tetap tegar dan berlatih keras, Lebih baik mandi keringat pada saat latihan daripada kalah pada saat pertandingan. Sadari tanpa Latihan dan kerja keras, impossible untuk dapat meraih kesuksesan. Dalam bertanding sudah  sewajarnya dan pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Tetap junjung tinggi jiwa sportifitas dan kompetisi, serta semangat kebersamaan. Jadikan kejuaraan pada tingkat apapun sebagai wadah untuk silahturahmi, sharing pengalaman, dan saling berkomunikasi, serta berpretasi secara optimal.   Dengan jiwa dan semangat kompetisi yang tinggi dan sportifitas, yakin dapat diperoleh prestasi yang tinggi pula. Pejudo Indonesia bukan pejudo di Negara sendiri, akan tetapi pejudo yang dapat dibanggakan oleh Bangsa sendiri di event-event Internasional. Pererat komunikasi, kerjasama dan persahabatan terutama antar pejudo Indonesia untuk dapat berkiprah di dunia Internasional.  Good Luck! Salam Olahraga…..

 

 

         

 



Sumber : PENHUMAS AKMIL

Dilihat: 624
Kirim ke Teman
Versi Cetak

Kembali Ke Atas