Magelang-Akmil. (4/1) Hari Senin pk.09.05WIB, Gubernur
Akmil, Mayjen TNI Sabar Yudo Suroso secara resmi membuka Pendidikan Pertama
Perwira Prajurit Karier TNI TA.2010, di Lapangan Sapta Marga Akmil.
Upacara Pembukaan Pendidikan ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Akmil, Brigjen TNI
Zulkarnaen Pane, Perwakilan dari Mabes TNI, beberapa pejabat Muspida Magelang,
para Perwira Akmil, Dosen, para pelatih dan pengasuh, dan para Taruna Akademi
Militer. Upacara yang berlangsung sekitar 45 menit tersebut berlangsung dengan
tertib, hikmat dan hening tanpa ada suara genderang sangkakala yang mengiringi,
sehubungan suasana berkabung bangsa Indonesia atas wafatnya mantan Presiden RI
yang ke-4, KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada 30 Desember 2009 yang
lalu.
Mengawali amanatnya Gubernur Akmil mengucapkan
“Selamat Hari Natal” bagi yang merayakannya,
dan “Selamat Tahun Baru 2010” kepada
seluruh undangan dan peserta upacara. Selanjutnya, secara khusus kepada seluruh para Calon Prajurit
Siswa atas nama seluruh Civitas
Akademika Akademi Militer, Mayjen TNI
Sabar Yudo Suroso, selaku Inspektur Upacara mengucapkan “Selamat Datang” di Kampus Akademi Militer Magelang. Gubernur Akmil
berharap kehadiran dan keberadaan para Siswa di Lembah
Tidar, sebagai kawah Chandradimuka dalam
penyiapan dan pembentukan Perwira TNI yang dapat mengantar para Siswa untuk
mewujudkan harapan menjadi Perwira-Perwira TNI yang dapat dibanggakan.
Pendidikan Dikmapa PK TNI ini akan
berlangsung selama 28 minggu dengan pentahapan sebagai berikut :
Pertama tahap pembentukan sikap dan perilaku, adalah tahap Pendidikan Dasar
Keprajuritan yang berlangsung selama 12 minggu. Pada tahap ini proses pendidikan
dititikberatkan pada pembentukan sikap dan perilaku, dengan pembekalan
materi-materi kejuangan dan pembentukan kepribadian sebagai prajurit Sapta
Marga
.
Kedua tahap pengisian, adalah tahap Pendidikan Dasar Pewira yang
berlangsung selama 16 minggu
yang
dibagi menjadi tiga
tahap dan sering disebut Pendidikan Dasar Perwira , antara lain : Tahap pertama
dengan pangkat Prasis, pada tahap ini diberikan pembekalan materi teknik dan taktik perorangan sampai dengan
kelompok dan materi pendukungnya.Tahap kedua dengan pangkat Sersis, pada tahap
ini diberikan pembekalan materi teknik dan taktik setingkat Regu dan materi
pendukungnya.Tahap ketiga dengan pangkat Sermasis, pada tahap ini diberikan
pembekalan materi taktik dan teknik setingkat Peleton dan materi pendukungnya
serta materi kematraan.
Ketiga Tahap pemantapan. Pada tahap ini diberikan
pembekalan materi untuk memantapkan pelajaran yang telah diberikan melalui
kegiatan Latihan Blok atau Latihan Berganda dan napak tilas route Panglima
Sudirman serta ceramah-ceramah.
Ditengah amanatnya Gubernur Akmil
Menyampaikan Pendidikan Pertama Perwira Prajurit Karier tahun 2010 ini ,
diikuti oleh 210 orang calon prajurit siswa dari berbagai disiplin ilmu yang
telah berhasil melewati tahap-tahap seleksi untuk menjadi Siswa Pendidikan Pertama
Perwira Prajurit Karier TNI Tahun Ajaran 2010. Dari jumlah tersebut untuk pria
terdiri dari 99 Matra Darat, 41 Matra Laut, 39 Matra Udara akan melaksanakan
pendidikan di Akmil Lembah Tidar Magelang ini. Sedangkan untuk wanita akan
dilaksanakan di Pusdik Kowad di Bumi Pasirjati
Bandung,
terdiri dari 11 Matra Darat , 9 Matra Laut dan 11
Matra Udara.
Untuk menjadi seorang Perwira TNI
tidaklah mudah. Diperlukan pengorbanan, baik pengorbanan tenaga, waktu, pikiran dan kerja keras, disertai dengan upaya nyata
dan tidak kenal menyerah. Hal ini penting dilakukan, karena pada dasarnya seorang Perwira TNI itu adalah seorang pemimpin yang
dituntut untuk profesional dalam menjalankan tugas
dan dapat menjadi contoh tauladan bagi anak buah maupun
masyarakat di lingkungannya, tambah Gubernur Akmil.
Sebelum mengakhiri amanatnya,
Gubernur Akmil Mayjen TNI Sabar Yudo Suroso menekankan beberapa hal kepada seluruh Calon Prajurit Siswa (Caprasis) untuk dipedomani
dan dilaksanakan :
Pertama, Selalu berdoa
kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, agar kalian diberi perlindungan serta
kekuatan lahir dan batin dalam mengikuti setiap tahapan pendidikan.
Kedua, Berupayalah untuk menyesuaikan diri dengan perubahan
secepat mungkin, dari lingkungan kehidupan sipil kedalam suasana kehidupan
militer. Siapkan mental dan fisik kalian untuk mengikuti pendidikan ini dengan
membuang jauh-jauh
rasa bimbang dan ragu yang dapat
mengakibatkan kegagalan.
Ketiga, Berusahalah untuk segera
menyesuaikan diri dengan aturan, ketentuan serta norma-norma yang berlaku di
Akademi Militer. Ikuti dan patuhi segala perintah dan arahan dari para guru, pelatih
dan pengasuhmu. Jangan sekali-kali melanggar
peraturan dan tata tertib yang berlaku, karena hal itu
akan memiliki konsekuensi dan sanksi yang dapat merugikan dirimu.
Keempat, Para Caprasis yang terdiri dari tiga Matra
hendaknya mampu memelihara rasa kebersamaan, persaudaraan dan kekompakan. Hal
ini penting dilakukan sebagai upaya untuk menanamkan nilai-nilai integrasi dan
soliditas TNI sejak dini diantara kalian.
Kelima, Berinteraksilah
dengan para Taruna Akmil selama mengikuti pendidikan sesuai dengan peraturan
dan norma-norma yang berlaku, agar dapat tercipta hubungan yang sehat dan
harmonis antar peserta didik, karena pada hakekatnya kalian semua adalah
sama-sama generasi muda calon Perwira pemimpin TNI di masa yang akan datang.