Home AKMIL MELAKSANAKAN UPACARA PENGIBARAN BENDERA
AKMIL MELAKSANAKAN UPACARA PENGIBARAN BENDERA PDF Cetak Email
Ditulis oleh Penhumas Akmil   
Jumat, 17 Pebruari 2017 07:09

AKMIL MELAKSANAKAN UPACARA PENGIBARAN BENDERA

AkmilUpacara pengibaran Bendera Merah Putih, bertempat di lapangan Pancasila Akmil, sebagai Inspektur Wakil Gubernur Akmil, Brigadir Jenderal TNI Wisnoe P.B.. Upacara Bendera 17-san pada bulan Pebruari 2017 tersebut diikuti seluruh organik, baik militer maupun PNS, taruna/taruni dan bertindak sebagai Komandan Upacara Letkol Czi Arif Fadillah (Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Akmil. Jumat (17/2).

       “ ucapan terima kasih dan penghargaan kepada segenap prajurit dan PNS TNI AD yang telah memberikan darma bhakti terbaiknya pada Bangsa dan Negara, Ksad juga memerintahkan agar seluruh prajurit TNI AD tetap menjaga netralitas, pada pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah secara serentak di 101 daerah di seluruh Indonesia. Memasuki Program Kerja dan Anggaran TA. 2017 yang diawali dengan Rapat Pimpinan TNI, dilanjutkan Rakernis seluruh bidang serta Rapat Pimpinan ditingkat Kotama. Seperti yang disampaikan oleh Presiden RI dan Panglima TNI, bahwa pemerintah mendorong pengembangan gelar satuan TNI AD, yang efektif dan efisien tidak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa, untuk pemerataan pembangunan dan berkeadilan serta menghilangkan kesenjangan antar wilayah tanah air. memberikan prioritas pembangunan yang dilaksanakan pada satuan-satuan yang berada di pulau terluar dan daerah yang bersifat strategis seperti Pulau Natuna, Selaru, Biak, Morotai dan Merauke. pembangunan fasilitas dan sarana prasarana satuan baru yang belum mencapai 60% akan menjadi prioritas. untuk menjamin terlaksananya latihan dengan baik.

Pada kesempatan itu, Ksad juga berkeinginan untuk meningkatkan kualitas latihan sesuai Program Latihan Standarisasi (Proglatsi) untuk mewujudkan kesiapan satuan jajaran TNI AD, dalam Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Pada prinsipnya setiap prajurit TNI AD harus disiplin, jago tembak, jago perang, jago beladiri dan memiliki fisik prima. TNI AD juga telah berhasil melaksanakan tugas pendampingan terhadap Kementerian Pertanian dalam rangka mewujudkan Swasembada Pangan dalam negeri , bahkan mampu mengekspor beras ke Papua Nugini dengan harga Rp 10.000 per kilogram, mengekspor beras ke Srilanka sebanyak 100 ribu ton, setelah mengekspor pun, Indonesia masih memiliki cadangan 1,6 juta ton. Keberhasilan ini tidak lepas dari jerih payah para Babinsa. Pemerintah kembali memberi tantangan kepada TNI untuk meningkatkan jumlah sawah di Indonesia melalui program Cetak Sawah sebanyak 80 ribu hektar.

Kebijakan Reformasi Birokrasi yang berbasis peningkatan kinerja akan dilanjutkan. Salah satunya dengan pemutakhiran Doktrin dan Bujuk TNI AD, melalui pembenahan berbagai piranti lunak, sistem dan metode, serta penataan organisasi dan validasi organisasi agar lebih efektif dan efisien, yang tidak kalah penting adalah peningkatan kesejahteraan prajurit, PNS dan keluarganya berupa pemenuhan kebutuhan pangkalan dan perumahan, pelayanan kesehatan serta pendidikan, kualitas dan ketercukupan pangkalan dan perumahan prajurit merupakan cermin kinerja personel yang menempati.

Diakhir akhiri amanatnya Ksad , memberikan penekanan untuk dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas, sebagai berikut:

Pertama, Tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai landasan moral, etika dan kepribadian dalam rangka mengemban tugas sebagai prajurit dan PNS TNI AD.

Kedua, Amalkan secara nyata nilai dari setiap butir Delapan Wajib TNI dan Sapta Marga dalam kehidupan sehari-hari sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, 12

tentara nasional dan sebagai tentara profesional.

Ketiga, seluruh pimpinan satuan agar senantiasa meningkatkan pembinaan satuannya masing-masing dengan mengedepankan ketauladanan dan pengayoman terhadap anggota yang dipimpin. Sadari bahwa seorang pemimpin harus dekat dengan prajuritnya sehingga mampu melihat prajurit dengan mata hatinya, karena sebenarnya kekuatan seorang pemimpin terletak pada prajuritnya. Kehadiran seorang pemimpin harus dibutuhkan dan bukan ditakuti oleh anak buah. Oleh karena itu, jadikan dirimu sebagai bagian dari prajurit, dengan tidak menimbulkan jarak namun tetap taat pada hierarki ”. Sepenggal kalimat diatas adalah inti dari amanat Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono, yang dibacakan oleh irup.

AUTENTIKASI PENHUMAS AKMIL

Terakhir diperbarui pada Senin, 20 Pebruari 2017 06:07
  Free joomla templates by Lonex.

Search

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday2432
mod_vvisit_counterYesterday3102
mod_vvisit_counterThis week20068
mod_vvisit_counterLast week16223
mod_vvisit_counterThis month96462
mod_vvisit_counterLast month275952
mod_vvisit_counterAll days1629790

We have: 138 guests online
Your IP: 54.166.74.48
 , 
Today: Mar 30, 2017